Seperti ini Cara packing barang saat mendaki

packing sebelum mendaki gunung

Siapa sekarang yang gak pernah liat orang posting foto-foto mereka diatas puncak gunung? Ya, di semua social media banyak yang memposting foto mereka di puncak gunung. Kelihatannya indah ya, kelihatannya mudah ya? Tapi tau gak sih, mendaki gunung itu sangat butuh banyak pengorbanan, salah satunya kita harus menggendong ransel / carrier yang besar-besar dan berat untuk mencapai puncak gunung. Saat pertama saya mendaki dulu, saya nggak tau gimana cara packing barang di ransel saat mau mendaki gunung, alhasil, baru setengah perjalanan pundak saya rasanya mau copot.
Cara packing barang yang saya lakukan waktu itu, sama saja kaya mau berangkat pergi main, asal-asalan, yang penting asal barang masuk, it’s okay wae laah. Nyatanya, saat mendaki gunung kita harus menguasai bagaimana cara packing barang yang benar. Kemampuan ini merupakan hal dasar yang wajib dikuasai oleh setiap pendaki gunung. Cara packing yang benar selain membuat nyaman dan merasa lebih ringan saat dibawa, hal ini juga akan lebih membuat tas ransel / carrier terpakai maksimal.

packing sebelum mendaki gunung

Kebiasaan yang saya lakukan sebelum memulai mendaki gunung adalah packing ulang. Ya, biasanya saya dan teman-teman melihat barang bawaan dan melakukan packing ulang barang bawaan sebelum mendaki gunung. Tujuannya tidak lain adalah membagi beban bawaan dari tas yang berisi penuh ke tas yang masih banyak longgarnya. Gimana, naik gunung itu susah ya? Dari cara packing barang bawaan aja harus punya teknik khusus. Nggak kok, nggak susah, cara packing sebelum mendaki gunung itu sebenernya simpel, mau tau? Oke simak pembahasan berikut…

Cara Packing Sebelum Mendaki Gunung

Buatlah List Barang Bawaan

Sebelum memulai packing barang bawaan, tentunya kita harus menentukan dulu barang bawaan apa saja yang akan kita bawa saat mendaki gunung. Dari bahan makanan, pakaian, perlengkapan (lampu, tenda, jaket, dll). Pembuatan list barang bawaan ini agar tidak lupa barang apa saja yang akan kita bawa. Jangan seperti saya pada awal-awal pendakian dulu, H-1 pendakian baru mau beli barang-barang yang mau kita bawa, jadilah saya Pendaki Galau, bingung barang apa saja yang mau dibawa saat mendaki gunung.

Selain cara packing barang bawaan yang benar saat mendaki gunung, penentuan barang bawaan juga termasuk hal penting. Usahakan bawalah barang-barang yang efisien, tidak terlalu memakan banyak ruang, dan praktis. Contoh, kalau misal bawa makanan yang ada kalengnya, jangan dibawa sama kaleng-kalengnya juga, bisa kita kemas ke dalam plastik agar lebih efisien. Tentunya penentuan barang bawaan harus disesuaikan dengan kapasitas tas ransel / carrier yang dimiliki.

Lapisi Bagian Dalam Ransel Dengan Tash Bag

Jadi, apa maksud dari ini? Kan udah ada cover bag di bagian luar, kenapa perlu ditambah lagi trash bag? Untuk upaya tetap menjaga barang bawaan dalam kondisi kering, kenapa nggak? Trash bag yang dipakai untuk melapisi bagian dalam tas ransel ini tentu berfungsi untuk menghalau air yang bisa saja masuk kedalam tas ransel / carrier ketika pendakian, apalagi saat kondisi hujam.

Hal ini cukup opsional atau tergantung selera bagi para pendaki, ada yang melapisi ranselnya ada yang tidak. Kalau saya saat mau mendaki, saya usahakan dalam proses packing barang bawaan ini untuk melapisi carrier saya dengan trash bag (kantung sampah). Oiya, kalau hal ini mungkin wajib, yaitu bungkus pakaian ganti dengan plastik agar tetap terlindung dan kering.

Jadikan Matras Sebagai Frame

Cukup sekali saya mendaki gunung dan menaruh matras saya di luar tas ransel / carrier, digulung-gulung lalu ditaruh, entah itu diatas, disamping, dibelakang atau di bagian bawah tas ransel / carrier. Selain ribet alias merepotkan, itu juga mengganggu pergerakan kalau posisi jalur yang kita lewati rapat dengan ranting-ranting pohon.

Saat memulai packing barang, coba posisikan matras di dalam tas ransel / carrier dengan posisi melingkar, usahakan lingkaran matras secara maksimal atau bersentuhan langsung dengan bagian pinggir dalam tas ransel / carrier. Agar tidak ada celah kosong. Matras ini membantu membentuk tas ransel / carrier agar posisinya lebih tegak, seimbang dan membuat proses packing barang-barang bawaan jadi lebih mudah.

Perhatikan Posisi Penyusunan Barang Pada Ransel

Inilah cara packing barang bawaan yang paling mendasar saat mendaki gunung, yaitu penentuan posisi barang bawaaan. Penentuan posisi barang bawaan ini akan mempengaruhi beban dan kenyamanan pada tubuh saat melewati jalur-jalur yang terjal. Salah posisi, bisa copot itu pundah, hehehe.

Selalu tempatkan barang-barang yang ringan dan jarang terpakai saat pendakian di posisi paling bawah, seperti sleeping bag dan pakaian. Barang yang lebih berat letakkan di bagian tengah tas ransel / carrier, seperti tenda alat masak, bahan makanan, dsb. Letakkan barang-barang yang akan paling sering kita gunakan dalam pendakian di posisi paling atas, intinya barang yang penting harus mudah dijangkau.

Nah, setelah baca ini, gimana? Simpel kan cara packing barang bawaan sebelum mendaki gunung. Yang gak simpel itu karena kita gak tau, sekarang coba deh rasain bawa tas ransel / carrier dengan cara packing yang amburadul alias acak-acakan, dengan cara packing tas ransel yang benar. Semoga artikel sederhana ini bermanfaat dan dapat membantu. 🙂 – Arstory.net

Terima kasih sudah membaca artikel "Seperti ini Cara packing barang saat mendaki". Jika artikel ini bermanfaat jangan lupa di share ya :). Baca juga artikel terkait "Seperti ini Cara packing barang saat mendaki".

Maaf ya, Menghindari modus spam dan sejenisnya, komen saya moderasi. Terimakasih ^_^

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*