Film Negeri Dongeng, Dokumentasi Kisah Nyata Pendakian 7 Puncak Tertinggi di Indonesia

Film dokumentasi Negeri dongeng
source: ig @aksa7art

Pada suatu hari nanti… Jasadku takkan ada lagi…
Tapi dalam bait-bait sajak ini, kau takkan kurelakan sendiri…

Lirik lagu dari Ari Reda berjudul Pada Suatu Hari Nanti masih melayang-layang, lagu ini menjadi salah satu backsound musik di film Negeri Dongeng. Berkat ajakan yang gencar dilakukan oleh Backpacker Karawang saya ikut nonton bareng film Negeri Dongeng di Resinda Park Mall pada sabtu (14/10).

Film Dokumenter Negeri Dongeng
Foto bareng dua ekspeditor dalam film Negeri Dongeng Bang Ivan dan Bang Jonga.

Antusiasme saya dalam dunia pendakian gunung memang tidak pernah surut, mendengar film ini adalah dokumenter perjalanan pendakian ke tujuh puncak tertinggi di Indonesia; Kerinci, Semeru, Rinjani, Bukit Raya, Latimojong, Binaiya, dan terakhir yang termasuk dalam seven summits dunia Cartenz Pyramid. Bagi para pendaki, puncak-puncak itulah yang menjadi impian. Kalau enggak bisa seven summits dunia, minimal bisa mencicipi beberapa puncak tertinggi di Indonesia.

Tapi tunggu dulu. Film Negeri Dongeng ini tidak melulu berbicara soal puncak. Kita akan diajak mengenal lebih dekat apa itu pendakian, lebih dalam. Suatu proses untuk mengenal diri sendiri, melawan ego, membangkitkan empati, semangat gotong royong. Sama seperti kata Ari Reda, kau takkan kurelakan sendiri. Atau, pada salah satu scene ada yang berucap (lupa siapa itu haha) “Jangan biarkan temanmu menangis sendirian.” Merinding euy bulu kudukku.

Film Dokumenter Negeri Dongeng
source: IG @aksa7art. Apa cita-citamu paling dekat? Bikin film dan nikah lagi.

Dokumentasi pendakian dimulai dari bagian barat Indonesia, yaitu Gunung Kerinci. Pendakian tujuh puncak tertinggi di Indonesia dalam film Negeri Dongeng ini dilakukan selama 2 tahun dan dibagi beberapa periode. Dimulai dari barat dan di akhiri di timur. Gunung Kerinci – Gunung Semeru – Gunung Rinjani – Gunung Bukit Raya – Gunung Latimojong – Gunung Binaiya – Gunung Cartenz.

Sebenarnya apa sih yang spesial dari film Negeri Dongeng? Apa cuma menjual puncak-puncak gunung di Indonesia sebagai daya tarik? Apa cuma memanfaatkan trend travelling dan pendakian yang saat ini sedang booming?

Kalau kata saya, yang spesial dari film Negeri Dongeng adalah kita akan diajak melihat secara nyata pendakian gunung itu seperti apa, dibalik foto-foto selfie dengan raut wajah bahagia itu ada proses panjang untuk mendapatkannya, selain itu kita juga diajak mengenal lebih jauh keadaan sosial-ekonomi dari masyarakat yang ada di sekitaran kaki gunung. Semuanya nyata, semuanya apa adanya. Terus gini, saya juga suka mendaki, bawa badan sendiri aja kadang masih emosi, tapi film ini dibuat saat naik gunung, real lagi. Enggak kebayang capeknya, nahan egonya, nahan emosinya, dan mereka tetap masih bisa membuat kita tertawa di beberapa scene.

Seperti yang saya bilang, tujuh puncak tertinggi di Indonesia adalah impian bagi pendaki di Indonesia khususnya. Seenggaknya kalau belum kesampaian mendaki, kita bisa lihat dulu nih jalur pendakian gunung-gunungnya bagaimana. Jangankan Cartenz yang baiyanya bisa hampir sama dengan dua kali umroh, Semeru aja saya belum nyicip, hihi. Jadi jelas, film Negeri Dongen menonjolkan tujuh puncak tertinggi di Indonesia sebagai daya tarik.

Pengibaran bendera merah putih setelah nonton bareng film Negeri Dongen dalam studio Cinema 21.

Salah satu scene yang paling sangat saya suka adalah ketika Anggi Frisca berkata “Semuanya berhenti di posisi masing-masing, sadar akan kapasitas diri. Ingat, kita pulang harus bawa karya!” dalam jalur pendakian Gunung Cartenz. Juara dah emang Mba Anggi.

Oiya, film Negeri Dongeng bisa tayang di Karawang akibat semangat gotong royong dari komunitas atau relawan lokal untuk menghadirkan film berkualitas ini di kota-kota mereka. Kebetulan Karawang mendapat jatah tayang kemarin, sampai tanggal 26 Oktober nanti masih ada beberapa kota lainnya yang akan menayangkan film Negeri Dongen di Cinema 21 secara independent. Gerakan gotong royong nonton bareng film Negeri Dongeng diselenggarakan agar film ini bisa tayang secara reguler di bioskop. Doakan semoga film Negeri Dongeng bisa tayang secara reguler dan #jokowiharusnonton.

Jika film Negeri Dongeng ada jadwal tayang di kotamu, tontonlah, enggak akan nyesel!

Film Dokumenter Negeri Dongeng
Dua ekspeditor yang ikut hadir dalam nonton bareng film Negeri Dongeng di Karawang. Kiri: Bang Ivan, Kanan: Bang Jonga

Terimakasih kepada Backpacker Karawang yang telah mau bersusah payah mengurus segala keperluan agar bisa menayangkan film Negeri Dongeng. Aksa7 dan WarriorAksa7 yang sudah membuat film Negeri Dongeng dengan caranya sendiri hingga film ini memiliki nilai yang sangat tinggi. Dan kepada Anggi Frisca (Sutradara), Teguh Rahmadi, Rivan Hanggarai, Jogie KM. Nadeak, Yohanes Pattiasina, Wihana Erlangga dan dr. Chandra Sembiring (Produser) kalian luar biasa menginspirasi. Memang benar tagar kalian, mari kira viralkan #jokowiharusnonton@arstory

Official Trailer Negeri Dongeng

Terima kasih sudah membaca artikel "Film Negeri Dongeng, Dokumentasi Kisah Nyata Pendakian 7 Puncak Tertinggi di Indonesia". Jika artikel ini bermanfaat jangan lupa di share ya :). Baca juga artikel terkait "Film Negeri Dongeng, Dokumentasi Kisah Nyata Pendakian 7 Puncak Tertinggi di Indonesia".

Maaf ya, Menghindari modus spam dan sejenisnya, komen saya moderasi. Terimakasih ^_^

4 Comments

  1. Sorry bos, saya suka artikelnya cuma ada sedikit penulisan nama gunung yang salah menurut saya, karna saya memang lahir di kaki gunung tersebut (kerinci)..
    Tks bos

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*