Gunung Putri di Lembang, Bandung: Tempat Sempurna Untuk Bergalau Ria

Gunung Putri di Lembang Bandung

“Bandung memang punya cerita sendiri buat orang-orang yang pernah kesana.”

Yes, saya sedikit setuju.

Apalagi, waktu main ke Gunung Putri di Lembang, Bandung. Gimana enggak, ini yang katanya Gunung, tapi pas mendakinya bisa disambi nyemil tahu bulat digoreng dadakan lima ratusan gurih-gurih nyoooi~ aja udah sampe. Singkat banget, enggak pakai cimit-cimit.

Berawal dari chit-chat di WA (whatsapp) yang dadakan kaya tahu bulat. Akhirnya saya, @Ivoel, @jalil, @Fatonah, @Avri dan Irwan (yang katanya gak punya IG) memutuskan untuk mencoba Gunung Putri di Lembang yang katanya lagi hits.

Perjalanan dari Karawang ke Gunung Putri kami lalui dengan dihiasi terpaan hujan, serbuan rindu dan kepungan masa lalu. Apalagi, orang yang saya bonceng naik motor lagi galau, ditinggal nikah. Cocok!

Gunung Putri di Lembang Bandung
Kiri-Kanan: Jalil, Saya, Ivoel, Fatonah, Irwan dan Avri

Oke, selayang pandang soal mereka. Kalau si Ivoel dan Jalil sudah pernah saya kenalkan ditulisan waktu pendakian Gunung Ceremai. Nah, untuk tiga orang lainnya akan saya perkenalkan. Pertama, Teh @Avrie, perempuan yang kata Jalil adalah cewe strong dan selalu di cie-cie-in dengan si Jalil (semoga Ciee beneran). Kedua, Teh @Fattonah, dia perempuan yang saya bonceng, jadi kalian sudah tahu ceritanya, hehe. Ketiga, Irwan, cowo berbadan agak tambun yang jago masak, asli, nasi liwet tersukses selama saya naik gunung adalah ketika Irwan yang masak.

Oke, cukup? Lanjut…

***

Gunung Putri di Lembang, Bandung

Perjalanan 4 jam dari Karawang-Lembang memang lama, ditambah hujan, terus berhubung (maaf) pantat saya yang enggak ada dagingnya, jadi pedes-pedes manja gitu. Akhirnya kami sampai di area Gunung Putri. Untuk biaya parkir lumayan mahal lah, 10 ribu rupiah dan untuk nge-camp di Gunung Putri per orang dikenakan biaya Rp 17.500.

“tahu bulat, digoreng dadakan, lima ratusan, gurih-gurih nyoiii~”

“Eh sebentar, beli tahu bulat dulu.” Kata Jalil.

Oke, akhirnya kami mendaki dengan ditemani sekresek tahu bulat.

Gunung Putri di Lembang Bandung
Kehabisan tahu bulat

For your information

Gunung Putri di Lembang ini emang enak banget buat nge-camp, naiknya juga enggak pake cimit-cimit, 15 menit udah sampe. Tinggal pilih aja, mau nge-camp dengan ditemani pemandangan city light Kota Bandung atau ditemani sepi pohon-pohon pinus yang lagi pada baris. Semua itu pilihan, sama seperti ketika lu mau tetap dikepung masa lalu atau move on dan memandang optimis ke depan.

… Sialan, mulai baper.

“Lil, kita nge-camp dimana?” tanya saya ke Jalil, soalnya seminggu sebelum kami ke Gunung Putri dia sudah kesana duluan bersama si Avrie.
“Jangan disini, anginnya kenceng. Kita kesana aja, biar enggak dingin banget.”

Akhirnya, kami memutuskan untuk maju dikit dan masuk ke area hutan pinus. Area yang cukup luas buat kami bingung mau bangun tenda dimana.

“Disini aja,”
“jangan, disana aja,”
“enakan disitu,”
“Is, bagusan disitu tau,” sambil nunjuk tempat yang berbeda
“Gak lah, disini lebih bagus..”
Dan akhirnya mereka jambak-jambakan.

Setelah urusan tempat nge-camp dan tenda selesai. Kami pun mulai memikirkan urusan perut, karena kehujanan dan kedinginan, ini perut udah demo dari tadi. Syukurnya, di perjalanan ini ada koki, si Irwan. Dia udah bawa cemilan sejenis puding, tapi kaya ager, ager tapi kaya puding. Bodo amat lah, lumayan buat ganjel.

Sambil menunggu nasi liwet jadi, kami pun setting gaya buat foto-foto. Emang ya, anak muda (padahal diantara mereka saya yang paling muda) jaman sekarang banyak yang multitalenta. Lagi-lagi si Irwan, selain jago masak, dia juga pengarah gaya, pencari angel dan pengambil foto yang cakep. Hasilnya bisa dilihat dibawah.

Gunung Putri di Lembang Bandung

Suasana Gunung Putri di Lembang Bandung

Barisan-barisan hutan pinus, kabut-kabut yang lewat enggak ada habisnya ditambah udara dingin dan sepi. Emang cocok banget dah buat orang-orang sejenis kami ini, nikmat mana lagi yang kau dustakan?

Walaupun dibilang lagi hits-hits nya, Gunung Putri di Lembang ini masih bagus pake banget deh kalau buat ngecamp-ngecamp manja. Masih enggak terlalu ramai. Buat photo prewedd juga oke, soalnya waktu itu kayanya lagi ada yang photo prewedd. Saya dalam hati cuma bisa ngomong, “Mba, masnya saya aja yang gantiin.”

Seketika itu juga otak saya merespon, “Cih, siapa elo, sadar diri!” Sialan!

***
Makan udah, tidur udah, mandi belum, sikat gigi juga belum. Tapi, malam datang selalu tepat waktu, mau sudah mandi atau belum sikat gigi, dia gak peduli.

Ngomongin suasana, selain dapat suasana yang syahdu diantara pohon-pohon pinus. Ada pemandangan andalan di Gunung Putri ketika malam hari, yaitu city light Kota Bandung. Melihat cahaya-cahaya lampu kota dari ketinggian memang bagus banget, padahal cuma lampu, tapi bisa jadi spesial kalau dilihat dari sudut pandang yang berbeda.

Gunung Putri di Lembang Bandung

Bener kata Jalil, kalau nge-camp di area dengan pemandangan city light anginnya kenceng dan membuat udara yang dingin semakin dingin.

Puas foto-foto dan lihat-lihat pemandangan city light Kota Bandung, kami pun kembali ke tenda, rencanya mau tidur. Saya, yang rencananya enggak mau tidur di tenda. Saya sudah tidur di atas hammock, udah hampir terlelap, udah opening dream, mimpinya jadi pangeran yang lagi mau nikah. Eh… Tiba-tiba.

“Ri, bangun, hujan,”

Sialan! enggak bisa lihat orang lagi mau mimpi indah apa? Tapi, bahaya juga sih, kalau mimpi indah ditambah hujan nanti jadinya mimpi basah. Repot.

***
“Sarapan apa kita pagi ini?”
“Ngeliwet lagi, tapi cuma ada nasi sama mie”
“Yaudahlah, gapapa.”

Jangankan cuma sama mie, mie mentah aja kalo laper ya dimakan. Anak Gunung ya gitu, atau lebih tepatnya orang-orang kelaperan.

Spot-spot Foto di Gunung Putri di Lembang Bandung

Gunung Putri di Lembang Bandung

Ada beberapa tempat atau spot andalan untuk mengambil foto di Gunung Putri selain dengan city light, disana juga ada spot untuk melihat sunrise, namanya Geger Bintang Matahari. Sebenarnya sih ini sama spotnya dengan city lights, hehe. Berhubung waktu kami berfoto-foto disana malam hari jadi enggak dapet sunrise, tapi dapet city lights. Selain itu, ada beberapa spot lainnya, yaitu:

Berfoto diantara pohon pinus

“Teh, mau foto romantis gak?” Tanya saya ke Teh Fatonnah
“Mau…”
“yaudah sini. Gini, tatap saya ya! Tapi jangan ke mata, tapi kesini” jelas saya sambil nunjuk kening.

Cekrekk…

Gunung Putri di Lembang Bandung
Sudah romantis belom?
Gunung Putri di Lembang Bandung
Jam 9 pagi, kabut setebal ini
Gunung Putri di Lembang Bandung
Another pose

Pohon Bengkok, atau Pohon yang dibengkokkan

Di area hutan pinus juga, ada sebuah pohon yang melengkuk membentuk setengah lingkaran. Kalau dilihat-lihat ini menjadi icon spot foto andalan di Gunung Putri, soalnya kami sampai harus antri dulu untuk bisa berpose di bawah pohon bengkok.

Gunung Putri di Lembang Bandung
Kami ini apa?
Gunung Putri di Lembang Bandung
Jangan Lupa Bahagia

Benteng Peninggalan Belanda

Ada sebuah benteng peninggalan Belanda di area Gunung Putri, Lembang, Bandung. Dengan dibumbui rasa asam karena belum mandi, kami berkunjung ke benteng yang sudah cukup tua dan tertutup banyak rumput ilalang di berbagai sisinya. Kalau orang dulu nemu tempat begini mungkin udah dijadikan tempat semedi, tapi buat kami ini spot bagus buat foto selfie. Untungnya enggak ada yang ‘iseng’ ikut foto bareng kami, hiiii…

Gunung Putri di Lembang Bandung
Swag – Single woles anti galau
Gunung Putri di Lembang Bandung
Ada yang ikut foto?

Kalau boleh dibilang, Gunung Putri di Lembang, Bandung ini cocok buat ngeracunin mantan teman untuk seneng camping, naik gunung, atau tidur di atas matras beralaskan tanah. Selain tempatnya enggak jauh dari Jabodetabek, naiknya juga enggak capek pluuuusss banyak tempat untuk foto-foto.

Ah iya, sebelum saya menutup tulisan ini, saya kasih tau. Di warung-warung yang ada di area parkir kita bisa memesan susu murni sebelum nge-camp. Iya, harus pesan dulu, jadi pas kita sudah turun dan mau pulang kita bisa langsung menikmati susu murni langsung dari sapinya. Nyot-nyot dikenyot-nyot… XD
@Arstory

Terima kasih sudah membaca artikel "Gunung Putri di Lembang, Bandung: Tempat Sempurna Untuk Bergalau Ria". Jika artikel ini bermanfaat jangan lupa di share ya :). Baca juga artikel terkait "Gunung Putri di Lembang, Bandung: Tempat Sempurna Untuk Bergalau Ria".

Maaf ya, Menghindari modus spam dan sejenisnya, komen saya moderasi. Terimakasih ^_^

11 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*