Mengabadikan Sang Inspirator Dalam Pembukaan Pameran Foto B.J Habibie

Pembukaan pameran foto BJ Habibie

Pembukaan pameran foto BJ Habibie

Menurut gue, traveling itu nggak harus melulu soal alam, seperti gunung, pantai, padang savana, ari terjun dan lain-lain. Kalau ingat kata Presiden pertama RI, bapak Soekarno, JASMERAH; jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kita juga bisa traveling ke dalam sejarah dengan mengunjungi Museum-museum yang ada. Kita bisa menyelam ke dalam sejarah dan melihat secara langsung sedikit-banyak dari fakta sejarah yang pernah terjadi. Di Indonesia ini, kayanya kita enggak kekurang museum, kan?

Jujur aja, sih, gue bukan orang yang sering atau senang main ke museum. Tapi, malam minggu lalu gue beruntung dapat undangan dari seorang teman di Forum Lingkar Pena yaitu Mba Gesang. Beliau mewakili dari Friends of Mandiri Museum, yaitu kumpulan komunitas-komunitas yang berada di bawah Museum Bank Mandiri dan Habibie Center. Wuih, jarang-jarang kan gue bisa dapat undangan resmi dari museum, ngapain coba? Mungkin mau dijadikan salah satu barang antik disana, disuntik formalin terus diawetin, hiii….

Enggak kok, enggak bakal digituin, masa iya museum bank mau menjadikan gue pajangan. Mungkin iya, kalau gigi gue emas semua.

Pembukaan pameran foto BJ Habibie

Undangan kesana itu untuk menghadiri pembukaan “Pameran Foto Bapak B.J Habibie dan Gebyar Komunitas” dengan bertemakan “Cinta Sang Inspirator Kepada Negeri”. Acaranya keren, nih. Terus, yang paling bikin gue excited adalah, gue bisa ketemu Bapak Habibie secara lang-sung. Sang inspirator, mantan Presiden RI ke-3, ahli dalam pesawat dan yang paling penting dia itu orang tua yang romantis.

Pameran foto #Habibie80 dan gebyar lomba aneka komunitas akan berlangsung selama sebulan dari tanggal 24 Juli – 21 Agustus 2016 di Museum  Bank Mandiri. Jadi, jangan takut untuk ketinggalan melihat foto-foto Bapak Habibie, datang saja langsung ke Museum Bank Mandiri. Kalau yang gue lihat, foto-foto yang dipamerkan merupakan perjalanan hidup Sang Inspirator. Dari masa dia kanak-kanak, sekolah sampai membangun bahtera rumah tangga bersama Ibu Ainun, kalian pasti tahu kan kisah romantis yang satu ini?

Acara pembukaan pameran foto Bapak Habibie ini diakhiri dengan pemberian tanda tangan Bapak Habibie ke salah satu foto yang sudah disiapkan. Siapapun yang datang ke Museum Bank Mandiri bisa melihat langsung pajangan-pajangan foto Bapak Habibie.

Pembukaan pameran foto BJ Habibie

Namanya juga ketemu salah satu inpirator hidup, gue enggak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk diam saja dan menikmati gerak-gerik beliau dari jauh. Setelah selesai acara pembukaan pameran foto BJ Habibie, Pak Habibie kemudian sedikit berkeliling di Museum Mandiri dan menjelaskan foto-foto yang ada di dalam pameran tersebut satu per satu kepada awak media dan teman-teman komunitas yang hadir.

Asli berebut mengambil foto Pak Habibie, susah benar mendapatkan angel bagus untuk memotret beliau. Selain ramai dikerubuti oleh awak media dan teman-teman dari komunitas lain, Bapak Habibie juga dikawal oleh beberapa pengawal. Jadi makin sulit kan untuk mendekat. Tapi, gue terus berusaha mendekat, terus mendekat, nyelap-nyelip untuk bisa sedekat mungkin dengan beliau. Untung-untung kalau bisa selfie bareng beliau, tapi lagi enggak untung jadi enggak bisa. Beruntunglah beberapa orang yang gue lihat bisa selfie bareng Bapak Habibie. Jujur, gue iri!

Pembukaan pameran foto BJ HabibiePembukaan pameran foto BJ Habibie

Hanya bermodalkan gawai/gadget Sony Xperia M4 Aqua dan saingan dengan beberapa orang yang memakai DSLR. Ya, tentu kualitas gambar yang gue dapat jauh berbeda. Tapi jangan khawatir, ada beberapa moment yang cukup bagus dan dapat diabadikan oleh kamera gawai gue yang satu ini.

Foto kiriman Ari Susanto (@arstory) pada

Dan, gue sempet baca salah satu artikel berita di salah satu portal berita online, dan… Disitu ada gue, hahaha. Di gambar itu terlihat Bapak Habibie lagi menaiki salah satu Motor Gede (Moge) milik beliau yang juga dipamerkan diacara tersebut. Gue sempat nyimak sedikit waktu beliau bercerita kalau beliau pernah membonceng Pak Harto menggunakan motor itu. Beuh, secara gitu, itu moge, posturnya besar sedangkan Pak Habibie itu enggak proporsional lah buat naik moge, cuma sepundak gue tapi hobinya naik moge itu keren banget.

pembukaan pameran foto bj habibie dan gebyar komunitas

Edisi rebut-rebutan dan selip-menyelip untuk mengambil foto Bapak Habibie ini diakhiri dengan tidak bisanya gue selfie bersama Bapak Habibie. Tapi seenggaknya gue yang dulu enggak pernah berpikir bisa bertemu beliau secara langsung jadi bisa bertemu. Usia beliau di tahun ini sudah 80 tahun, sudah cukup tua untuk orang yang masih sangat bersemangat sepertinya.

pembukaan pameran foto bj habibie dan gebyar komunitas
Akibat enggak bisa selfie sama Pak Habibie

Sedikit bocoran, kalau sebagian besar latar dari film Rudy Habibie ini diambil di Musem Bank Mandiri dan nama ‘Mandiri’ pada Bank Mandiri ini adalah pemberian dari Bapak Habibie. Bisa sedikit baca sejarah Bank Mandiri disini. @arstory

Terima kasih sudah membaca artikel "Mengabadikan Sang Inspirator Dalam Pembukaan Pameran Foto B.J Habibie". Jika artikel ini bermanfaat jangan lupa di share ya :). Baca juga artikel terkait "Mengabadikan Sang Inspirator Dalam Pembukaan Pameran Foto B.J Habibie".

Maaf ya, Menghindari modus spam dan sejenisnya, komen saya moderasi. Terimakasih ^_^

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*