Persiapan Fisik Sederhana Sebelum Mendaki Gunung

Lakukan sit up sebelum mendaki

Persiapan fisik sebelum mendaki gunung sangat penting dilakukan, karena mendaki gunung adalah kegiatan outdoor yang sangat membutuhkan fisik yang prima. Banyak yang beranggapan persiapan fisik yang dilakukan sebelum mendaki gunung itu ribet. Padahal ada beberapa persiapan fisik yang sederhana sebelum mendaki yang dapat dilakukan di dalam rumah.

Sebelum masuk ke tips sederhana tentang persiapan fisik sebelum mendaki ini, akan aku jelasan sedikit tentang kekuatan dan ketahanan tubuh. Aku bukan orang yang ahli dalam ilmu fisik mem fisik (apasih). Cuma, aku pernah memiliki sedikit pengalaman tentang membentuk kekuatan dan ketahanan tubuh. Loh, emang beda ya kekuatan dan ketahanan tubuh? Hmm, aku pikir ini 2 hal yang beda. Aku ambil contoh begini, ada orang yang badannya kecil mampu beradu panco dengan orang yang badannya lebih besar dan dia menang, ini kekuatan. Sedangkan ada orang yang mampu push up sebanyak 20 kali dan mampu melakukan berulang-ulang, ini ketahanan. Jadi, perbedaan antara kekuatan dan ketahanan ada pada penekanannya.

Nah, dalam pendakian gunung kita memerlukan 2 hal ini, tidak hanya kuat namun fisik kita juga harus tahan. Kalau dulu saat saya masih aktif di Tae kwon do dan Karate saya sempat dilatih fisik sampai muntah-muntah. Karena apa, karena dalam pertandingan yang hanya beberapa menit itu, tubuh akan dipaksa bergerak maksimal, kuat, lincah. Jika tidak dilatih fisiknya, sudah pasti di ronde pertama akan kehabisan tenaga, bahkan mungkin sudah habis kena pukul atau tendang lawan, hehe.

Oke, kembali ke topik. Tidak banyak hal yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan fisik sebelum mendaki gunung. Berikut adalah latihan yang dapat dilakukan sebelum mendaki gunung

Persiapan Fisik Sebelum Mendaki

  • Lakukan Push Up Sebelum Mendaki

Mungkin semua sudah pada tahu ya apa itu push up. Tapi, kalau saya lihat banyak orang yang melakukan push up dengan posisi yang salah. Push up yang efektif selalu dilakukan dengan posisi tegap lurus, kedua tangan di bagian kanan dan kiri yang mendorong badan ke atas. Push up ini berfungsi untuk memperkuat otot bisep dan trisep kita. Ini sangat berguna karena dalam pendakian gunung, kita membawa beban pada tas carrier kita. Selain itu mendaki gunung juga membutuhkan kekuatan tangan yang kuat.

Jadi, latihan push up ini akan membuat otot-otot lengan kita berkerja keras. Aku biasa melakukannya sebanyak 20 x 5 hitungan. Tapi, kalau baru memulai bisa dilakukan hanya 10 x 5 hitungan. Jika tubuh sudah mulai terbiasa, banyaknya pengulangan bisa disesuaikan oleh ketahanan tubuh masing-masing.

  • Kombinasi Back Up & Sit Up Sebelum Mendaki

Kenapa 2 latihan ini saya gabungkan? Menurut saya 2 hal ini sangat berkaitan. Sit up untuk membentuk otot perut, back up untuk otot punggung. Tidak cukup lengan yang harus kokoh dalam membawa beban berat pada tas carrier kita. Punggung dan perut pun perlu. Mungkin untuk cara sit up sudah pada tau, ya? Untuk cara back up akan saya beri gambaran.

Cara melakukan back up :

– Kaitkan seluruh jari tanganmu di atas punggung.
– Tarik kedua tanganmu ke arah belakang sampai kepala, dada, dan perutmu terangkat.

Lakukan dengan rutin, maka saat pendakian tubuh kamu, khususnya punggung, tidak akan kaget dengan beban yang dibawa di dalam tas carrier karena sudah dilatih.

  • Latihan Squat & Squat Jump

Nah, banyak yang bertanya squat itu apa sih? Squat dan squat jump bedanya apa? Sebenarnya 2 latihan ini adalah 1 hal yang sama, cuma kalau squat jump itu dilakukan dengan kombinasi melompat. Tujuan latihan ini adalah untuk menguatkan otot paha dan kekuatan kaki. Agar lebih mantap lah melangkahnya. Mengingat dalam pendakian gunung kita akan melewati trek-trek menanjak dengan membawa beban tas carrier. Jika kaki tidak kuat, hmm… bisa di bayangkan kemungkinan cidera bisa meningkat atau pada saat pasca pendakian kaki akan terasa sangat sakit dan otot-oto akan tegang.

Cara melakukannya :

– Lebarkan kaki selebar bahu, taruh kedua tangan mengarah kedepan sejajar dengan bahu

– Posisi badan tegak, lalu turunkan badan seperti ingin duduk di kursi sampai posisi paha rata seperti air

– Usahakan posisi lutut tidak melebihi jari-jari kaki

– Lalu angkat badan kembali ke posisi tegak, dan lakukan secara berulang

Untuk squat jump, posisi badan tidak kembali tegak tapi langsung meloncat dan kembali ke point ke-2. Untuk latihan awal, lakukan saja squat yang biasa.

Nah, gimana? 3 persiapan fisik sebelum mendaki gunung diatas tadi sangat simpel kan. Apa lagi semuanya bisa dilakukan di dalam rumah. Untuk tambahan supaya tubuh lebih memiliki stamina yang tinggi, kita bisa lakukan jogging secara rutin.

Jangan lupa, selain persiapan fisik sebelum mendaki, kita juga harus memperhatikan persiapan alat-alat sebelum mendaki gunung, oke? Sekian dulu tips tentang persiapan fisik sederhana sebelum mendaki gunung ini. Semoga bermanfaat. 🙂 – Arstory.net

Terima kasih sudah membaca artikel "Persiapan Fisik Sederhana Sebelum Mendaki Gunung". Jika artikel ini bermanfaat jangan lupa di share ya :). Baca juga artikel terkait "Persiapan Fisik Sederhana Sebelum Mendaki Gunung".

Maaf ya, Menghindari modus spam dan sejenisnya, komen saya moderasi. Terimakasih ^_^

4 Comments

  1. Kalo buat newbe kaya gw gmn ya?
    Gw kan belum pernah naik gunung yg diatas 2000an…??
    Kira2 harus latihan fisik yg kaya gimna nih??

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*