Puncak Guha, Tempat Syahdu Untuk Merenung

Pantai Puncak Guha
Model @daniyoga_

Lagi asik lihat foto-foto yang ada di komputer, sisa jalan-jalan di tahun 2016. Eh, nemu deh foto dimana waktu itu saya lagi jalan-jalan ke Bandung, Tasikmalaya dan Garut. Salah satunya ke Puncak Guha, di Garut.

Jangan salah loh, Puncak Guha ini bukan gunung. Walaupun saya emang hobi naik gunung, enggak melulu harus ke gunung kan, lagian tiga gunung di Garut udah pernah saya cicipi semua (Gunung Guntur, Gunung Papandayan dan Gunung Cikuray).

Pantai Puncak Guha
Boyband dadakan.

Sebenernya Puncak Guha bisa dibilang pantai, sih. Tapi enggak tau, pantainya dimana, soalnya waktu saya kesana, saya hanya berada di atas tebing dengan rerumputan hijau dan pemandangan laut selatan yang luaaas banget. Serius, di depan saya enggak ada pulau yang menghalangi pemandangan lautnya.

Pantai Puncak Guha
Please! Abaikan muka cengok.

Kalau saya baca-baca di internet, di Pantai Puncak Guha ada sebuah Gua yang sangat dalam dan dihuni banyak kelelawar. Sayangnya saya tidak berkunjung kesana, dikarenakan kami hanya beristirahat sejenak di Puncak Guha setelah 2 hari touring naik motor dan akan kembali ke Bandung.

Pemandangan yang akan kita dapat di Puncak Guha adalah tebing, bukit, laut dan sebuah muara sungai yang ada di sisi kanan. Suasana yang sepi, angin yang membelai mesra dan pemandangan yang cukup indah untuk dicumbui, membuat kelelahan kami saat itu sedikit terobati. Syahdu.

Pantai Puncak Guha terletak di Sinarjaya, Bungbulang, Purbayani, Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Harga tiket masuk waktu itu adalah Rp 10.000,-.

Pantai Puncak Guha
Sarung-man.

Disana saya banyak berbincang dengan teman saya Mufti, orang yang bisa dianggap guru buat saya untuk soal agama. Dia juga rela cuma pakai sarung naik motor R15 karena semua celana (sampai celana dalam) yang dia bawa basah setelah 2 hari touring motor dan diterpa hujan terus.

Sebenarnya tempat-tempat seperti ini memang cocok untuk berkontemplasi, merenung. Yaaa, paling gak jauh-jauh lah merenung soal jodoh, galau karena ditinggal mantan calon pacar. Jiaah…

Kalau mau berkunjung ke Pantai Puncak Guha, ada dua jalur yang bisa kita lalui. Berhubung saya pelupa, jadi saya gampang lupain mantan, eeh, jadi saya mengutip dari www.telusurindonesia.com kita bisa melalui rute sebagai berikut :
– Rute Bandung – Pangalengan – Rancabuaya – Puncak Guha . Jalur ini lebih disarankan karena sudah mulus.
– Rute Garut – Cikajang – Pameungpeuk – Rancabuaya . Pantai Puncak Guha terletak sekitar 2 kilometer sebelum Rancabuaya.

Pantai Puncak Guha
Oke, sampah dimana-mana.

Nah, ada satu hal yang selalu mengganggu di tempat-tempat wisata yang bisa dibilang kece. Apalagi kalau bukan sampah. Angin yang kencang disana membuat sampah-sampah yang dibuang sembarangan beterbangan, satu-dua nemplok di muka udah kaya kecoak!

Btw, enggak dapat gambar yang bagus-bagus dikarenakan waktu itu cuaca mendung dan sedikit gerimis (alasan). Tapi, kalian bisa lihat kok sebagus apa Pantai Puncak Guha ini di google pencarian gambar (edisi males moto). Terkadang memang, keindahan alam tidak bisa selalu kita abadikan dengan lensa kamera, tapi selalu abadi tertangkap oleh lensa mata. Itu! Super Sekali!!!

Tertarik? Dari pada bingung, berhubung saya lagi baik hati, nih pakai gmaps aja kalau mau berkunjung ke Pantai Puncak Guha.

Terima kasih sudah membaca artikel "Puncak Guha, Tempat Syahdu Untuk Merenung". Jika artikel ini bermanfaat jangan lupa di share ya :). Baca juga artikel terkait "Puncak Guha, Tempat Syahdu Untuk Merenung".

Maaf ya, Menghindari modus spam dan sejenisnya, komen saya moderasi. Terimakasih ^_^

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*