Dinginnya Pagi Rawa Gede di Jonggol

Sunset di Rawa Gede

Beberapa waktu lalu saya dan teman-teman berkesempatan untuk menikmati dinginnya pagi di Rawa Gede yang terletak di Jonggol. Jonggol yang merupakan sebuah kecamatan di Bogor ini sempat dikenal oleh masyarakat karena sebuah lelucon yang menyebut daerah ini.

Sunset di Rawa Gede

Nyatanya Jonggol menyimpan banyak pesona, daerah yang bisa dibilang masih pedesaan ini tidak buruk seperti yang saya pikir dulu. Bahkan sangat asik jika di explore lebih dalam lagi dengan potensi keindahan alamnya. Belakangan ini yang menjadi trend adalah Gunung Batu yang terletak di sana. Gunung yang tidak seberapa tinggi ini sangat menarik dan juga menantang dengan jurang di kanan dan di kiri di jalur pendakiannya.

Kemarin, saya dan teman-teman saya memutuskan untuk camping disalah satu tempat yang indah di Jonggol yaitu, Rawa Gede. Perjalanan kami mulai dari Cileungsi jam 7 malam dan sampai disana sekitar jam 11 malam. Kalau diukur dari Gunung Batu perjalanan masih sekitar 1,5 jam lagi. Selama perjalanan dimalam hari itu saya merasakan kalau desa-desa di Jonggol ini berada di perbukitan. Dengan rombongan kurang lebih 11 motor kami menikmati perjalanan menuju lokasi tepatnya di desa Sukamakmur. “Mendaki gunung lewati lembah” mungkin kalau ada yang ingat lagi cuplikan lagu ini, seperti inilah gambaran trek di sana, karena jalanan yang selalu menanjak dan menurun membuat sensasi tersendiri saat perjalanan kemarin.

Setelah sampai, udara dingin khas pegunungan mulai terasa yang membuat saya sedikit menggigil. Kami tidak membuang waktu, karena kondisi sudah malam dan dingin ditambah lagi banyak perut yang sudah demonstrasi. Setelah selesai melakukan laporan kepada warga desa disana, saya dan 3 teman saya ditemani oleh 2 orang warga desa melakukan survei tempat untuk pembangunan tenda yang akan kami tempati. Melewati jalanan setapak, bermodalkan headlamp, saya belum bisa melihat indahnya Rawa Gede pada waktu itu. Gelap. Setelah lokasi didapat kami langsung bergegas membereskan semua peralatan, memarkir motor dan membangun tenda di sana.

Tenda telah berdiri dan ini giliran para wanita beraksi. Dengan perbekalan yang sudah dibawa, mereka memasak ditengah-tengah dinginnya malam. Waktu itu indahnya Rawa Gede yang memiliki luas kurang lebih 1 ha ini belum terlihat.

Makan malam sudah, tenda berdiri kokoh sudah, terus apa lagi yang kurang? Tidur… Kami pun isitrahat, ada beberapa teman saya yang asik melalui malam yang dingin di luar tenda. Ada juga yang asik bercerita sambil tutup mata, kalau saya tidur saja gak make cerita.

Subuh pun datang dan matahari mulai mengintip di ujung timur. Sedikit demi sedikit keindahan Rawa Gede mulai terlihat, “Wah, miniatur Ranu Kumbolo nih” gumam saya dalam hati. Memang tidak terlalu mirip dengan Ranu Kumbolo, tapi setidaknya bisa mewakili. Hamparan rawa yang luas mulai terlihat, jalanan setapak yang kami lewati malam itu ternyata lahan sawah warga, di sebelah kanan tenda-tenda kami juga ada lahan sawah dan bukit-bukit. Momen sunrise ini tidak kami lewatkan untuk berfoto-foto. Kabut-kabut masih terlihat melintas di atas rawa yang menjadi objek wisata kami ini.

Selain indahnya pemandangan di Rawa Gede ini, Rawa Gede merupakan objek wisata untuk memancing. Teman saya, yang dari malam sampai pagi memancing harus cukup berbangga. Karena dia mendapat strike 3 ekor ikan yang lumayan, lumayan kalau buat jadi ikan asin. Lebarnya tidak sampai 5 cm, haha. Seperti namanya Rawa Gede, lokasi ini merupakan rawa yang cukup luas sekitar 1 ha dan lumayan kedalamannya. Serta menyimpan berbagai jenis ikan.

Setelah puas berfoto-foto dengan berbagai pose, kami membuat sarapan dan mulai menikmati pemandangan yang terhampar disana. Indah sekali ditambah penduduk desa yang ramah. Mungkin, Rawa Gede ini belum terlalu terekspose dan banyak pengunjungnya. Jadi, masalah sampah belum terlalu terlihat di sana. Masih alami. – Arstory.net

Terima kasih sudah membaca artikel "Dinginnya Pagi Rawa Gede di Jonggol". Jika artikel ini bermanfaat jangan lupa di share ya :). Baca juga artikel terkait "Dinginnya Pagi Rawa Gede di Jonggol".

Maaf ya, Menghindari modus spam dan sejenisnya, komen saya moderasi. Terimakasih ^_^

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*