Rentang Kisah Gita Savitri Devi, Siapa sih Dia?

Rentang Kisah Gita Savitri Devi

Sebelum memulai ini semua, saya mau mengucapkan maaf kalau blog ini sudah ter-la-lu lama tidak di update. Maklum lah, untuk istiqomah meng-update blog saya masih belum bisa, terkadang hilang motivasi untuk menulis. Hehe, cukup. Mari kita mulai lagi, doakan semoga dimulai dari tulisan ini (lagi) saya bisa rutin. Aamiin.
***
Kita tentu pernah mengalami masa dimana sulit untuk mendefinisikan, merepresentasikan, menjelaskan siapa kita, apa yang kita mau, apa tujuan kita, bagaimana kita kedepannya dan beberapa hal filosofis lainnya. Ya, pasti ada satu masa kita merasakan hal itu. Bahkan, saat ini pun saya sendiri masih ada rasa keraguan dalam menjelaskan hal-hal tersebut di atas.

Terlebih saat dulu, saya ingat sekali ketika masih duduk di bangku SMK. Masa-masa itu berlalu begitu saja tanpa saya bisa menjelaskan spesifik apa yang sebenarnya akan saya tuju dikemudian hari. Walhasil, jadilah saya sekarang. Pergi. Menjauh dari hal yang saya pikir membuat saya nyaman tapi tidak membuat saya berkembang. Stuck. Dengan berjalannya waktu, suasana yang baru, lingkungan baru, kondisi sosial baru, tantangan baru, dan hal-hal baru lainnya yang saya hadapi di perantauan perlahan tapi pasti bisa membuat saya mulai menyicil, menjawab hal-hal filosofis dan idealis tersebut (walau masih ada sedikit rasa keraguan). If you feel comfortable in your life, that’s really the crisis in you. Kita butuh tantangan untuk berkembang.

Buku rentang Kisah
source: Fanspage Gagas media

***
Gita Savitri Devi atau kalau dalam dunia sosial media dia dipanggi Gitasav. Ternyata wanita cantik satu ini dulu juga pernah mengalami kegelisahan yang secara garis besar sama (atau bisa disama-samakan saja lah) dalam hidupnya. Tunggu dulu, sebenarnya siapa sih Gita ini? Sebenarnya saya juga enggak kenal siapa dia ini. Karena enggak kenal siapa dia, jadi saya hadir dalam acara launching bukunya Rentang Kisah di Gramedia Matraman (9/9).

Awalnya, saya melihat teman update di status WA dengan meng-upload foto Gita dan diberi caption “Siapa yang sabtu ini mau ketemu Gita?” Dengan rasa penasaran dan enggak biasa teman saya satu itu mengupload foto perempuan, akhirnya saya merespon, “Siapa sih dia?”
“Enggak kenal Gita?”
“Enggak, emang siapa dia?”
“Gita itu…. bla~ bla~ bla~ bla~”

Setelah dijelaskan panjang lebar, saya tertarik. Menarik. Kisah-kisahnya yang inspiratif, opini-opininya yang menurut saya cukup berlandaskan. Dan segudang inspirasi yang bisa dia munculkan dari sosok seorang Gita. Ya, Gita yang dulu bahkan bingung tentang hal-hal filosifis dalam hidupnya, sekarang menjelma menjadi mak lampir seorang yang dapat memotivasi banyak anak muda Indonesia (termasuk saya) dari lintas benua. Ya, dia seorang Diaspora.

Rentang Kisah Gita Savitri Devi

Tentang Gita Savitri Devi

Kalau kemarin, sebelum hari sabtu kalian bertanya ke saya siapa sih Gita? saya akan jawab, “enggak tau, enggak kenal, makanya ini ikut acaranya biar kenalan.” Tapi, kalau sekarang kalian nanya ke saya siapa sih Gita? Mungkin saya bisa sedikit memberi tahu kalian siapa dia. Sedikit.

Kalau dari parasnya, gausah di tanya, dia ini cantik. Tapi bukan itu, dari selama saya mengikuti acara launching bukunya, saya bisa menyimpulkan beberapa hal (maaf ya Gita, ini saya sok kenal :D).

Gita ini seorang Vlogger, Blogger, Social Media Influencer yaaaaang sangat bagus buat diikuti, di-stalking, dijadiin contoh buat kita anak muda di Indonesia. Ya, memang, setelah ikut acara itu saya sedikit-banyak stalking dia, dari mulai artikelnya di blog sampai video-videonya di Youtube. Menurut saya, konten yang dia sajikan berkualitas, berbobot, enggak cuma jual ‘nama’. Walaupun popularitas sudah dia dapat, konten-kontennya tetap berkualitas. Kalau di IG, saya juga follow, tapi kebanyakan bias antara konten dia dengan konten pesanan Endorser, no filter, no channel, and no categories haha.

Satu hal yang paling saya suka dari Gita, o-pi-ni-nya. Ya, dia kalau beropini bahasanya lugas, jelas dan santai. Jadi, siapa saja (bagi dia yang memiliki pandangan terbuka) akan tau maksudnya, enggak make baper. Karena setiap orang punya prespektifnya masing-masing, kan?

Dari yang saya lihat juga, ternyata penggemar Gita ini buanyak banget yang rata-rata didominasi oleh perempuan. Kalau di acara kemarin yang saya ikuti, mungkin 1:10 antara laki-laki dan perempuan yang hadir.

Rentang Kisah Gita Savitri Devi
Rame kan? Laki-lakinya punah, haha

Tentang Rentang Kisah

Nah, kenapa di awal saya ceritakan tentang kegelisahan saya disambung dengan secara garis besar mirip dengan kegelisahannya Gita. Disini saya mencoba untuk enggak spoiler buku dia. Gita yang dulu itu enggak seperti yang kalian lihat sekarang dengan pemikirannya yang begitu terbuka. Ada proses panjang kenapa dia bisa berada dalam posisi sekarang. Bukan posisi eksistensinya tapi pemikirannya.

Dari setiap kejadian pasti ada hikmah, ada makna, ada manfaat yang bisa diambil di dalamnya. Mungkin awalnya kita menggerutu, marah, menolak ketika mendapatkan apa yang tidak sesuai dengan yang diharapkan. Kenapa seperti itu? Mungkin karena kita belum berdamai dengan diri sendiri, dengan keadaan dan belum ikhlas.

Dalam buku Rentang Kisah karya Gita, kalian akan tahu apa maksud dari kata-kata saya di atas. Buku ini renyah, bisa dicemilin asal jangan dikunyah. Dalam perjalanan pulang naik KRL ke stasiun Bekasi saja saya bisa melumat setengah dari isinya. Sambil manggut-manggut dan kadang sedikit tersenyum ketika menemukan bagian yang bisa membuat saya terjun kembali ke masa lalu, “Lha iya, ini kaya gue dulu, haha” gumam saya dalam hati. Disambung dengan secangkir lemon squash dan espresso, buku ini sudah habis saya lahap. Laper?

Rentang Kisah Gita Savitri Devi
Tanda tangan siapa ini?

***
Banyak orang yang ingin berada dalam posisi Gita sekarang (tidak terkecuali saya). Tapi kita enggak tau kan gimana prosesnya dan dari pengakuan Gita juga, dia saja enggak nyangka bisa kaya gini sekarang. Saya enggak memungkiri juga, identitasnya sebagai mahasiswi di salah satu universitas berkelas di Jerman mungkin, ya mungkin, bisa mendongkrak dia dalam mendapatkan eksistensi di sosial media, tapi enggak cuma itu, sih. Dia bisa menunjukkan ‘kelas’-nya hingga dia bisa diterima, dicontoh dan diikuti banyak penggemar di Indonesia.

Nah, bagi yang tertarik ingin tahu lebih banyak tentang Gita Savitri Devi, kalian bisa kepoin dan follow semua akun sosial media dia. Gampang. Tinggal search aja di Google nama Gita Savitri Devi, itu sudah lebih dari cukup untuk menuju link-link sosial media dia.

Terus, kalau kalian sedikit bingung dengan beberapa hal filosofis yang saya tulis (terkadang saya juga bingung) mungkin kalian bisa cari buku Rentang Kisah di toko-toko buku Gramedia. Enggak tau deh udah tersebar di seluruh Indonesia atau belum. Jika kalian ingin tahu lebih dalam Rentang Kisah Gita Savitri Devi kalian harus baca buku Rentang Kisah ini.

Sekian, Terima Kasih. 🙂

Terima kasih sudah membaca artikel "Rentang Kisah Gita Savitri Devi, Siapa sih Dia?". Jika artikel ini bermanfaat jangan lupa di share ya :). Baca juga artikel terkait "Rentang Kisah Gita Savitri Devi, Siapa sih Dia?".

Maaf ya, Menghindari modus spam dan sejenisnya, komen saya moderasi. Terimakasih ^_^

4 Comments

  1. Gue tipikal orang yg baca buku lumayan lama, padahal cuma 100-an halaman. Karena berusaha buat menyelam di buku tsb. Ya walaupun pada akhirnya gue berenti di tengah2 karena mulai membosankan. Tapi pas baca Rentang Kisah -nya Gita, gue bisa selesai dalam waktu kurang dari sehari, dan sepanjang baca gue selalu bisa tenggelam sama ceritanya, ambil poin2 yg bisa gue jadikan motivasi, dll. Sorry jadi curhat di blog lo ya! 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*