Tak Kenal Maka Tak Sayang, Sudah Kenal Lalu Diabaikan

Tentang Arstory.net

Tentang Arstory.net

Mengenal dunia bloging adalah suatu hal yang sangat baru buat saya. Sekitar 1 tahun yang lalu saya baru memulai nge-blog dengan tanpa pengetahuan dasar apapun tentang blog. Dimulai dari wordpress.com terus dipindah ke blogspot.com terus coba-coba pakai domain sendiri.

Atas nama cinta atas dasar ketidaktahuan saya dengan dunia blog pada awalnya dan sampai sekarang yang belum tahu apa-apa, saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengenal html, php (bukan Pemberi Harapan Papa-minta-pulsa), dan lain-lain. Bahkan, saya bisa hanya post 1 artikel dalam kurun waktu beberapa hari/minggu/bulan (lihat interval post blog ini).

Sempat beberapa kali saya tidak tidur semalam suntuk dan tidur di malam selanjutnya hanya karena sangking penasarannya dengan kode-kode yang ngejelimet atau pembahasan di google yang belum menemui titik terang. Trial-error. Trial terus error terus, enggak jadi-jadi.

Mungkin bingung ya, kenapa perlu tau hal-hal begitu?

Blog itu salah satu cara mendapatkan uang dari internet, cara yang paling umum tapi enggak mudah itu bermain Google Adsense. Saya tertarik. Umum tapi sulit, menantang. So, pada dasarnya saya yang memang suka tantangan menyambut hal ini dengan senang hati. Kemampuan-kemampuan dasar tentang kode-kode yang bikin pusing kepala itu memang perlu sih untuk main di Google Adsense, enggak perlu jago, cukup tau dasarnya aja.

Enggak ada yang sia-sia memang, walaupun masih receh, ada tambahan penghasilan untuk biaya anak kos ini (saya). Dulu yang memang saya enggak kenal sama sekali dunia blog, sekarang sudah kenalan tapi belum jadian. Blog ini (arstory.net) adalah blog yang sudah banyak saya jadikan tempat praktek saya dalam mempelajari dunia blogger pemburu dolar. Walaupun pada akhirnya saya putuskan blog ini tidak akan saya optimasi.

Diluar blog-blog saya yang lain, arstory.net inilah yang sering saya tampilkan ketika orang lain bertanya apakah saya seorang blogger? Iya. Tapi, terkadang saya juga malu karena mengabaikan isi dari blog ini. Secara tidak langsung, blog ini yang saya jadikan portofolio diri saya sendiri. Karena terlalu asik mengurus blog lain, saya melupakan blog ini. Blog yang telah berbesar hati saya jadikan bahan uji coba. Kasar kata, blog ini saya acuhkan.

Niche utama blog ini awalnya adalah pendakian gunung. Tapi, karena saya ingin membuat blog ini lebih umum lagi, dengan terbitnya tulisan ini saya ingin melebarkan nichenya menjadi lebih umum, lebih bercerita tentang petualangan dan perjalanan saya. Entah itu tentang ke gunung, pantai, curug atau tentang kegiatan-kegiatan atau lainnya. Intinya lebih bercerita tentang apa saja yang ingin saya tuliskan.

Itu saja tulisan yang berjudul “Tak Kenal Maka Tak Sayang, Sudah Kenal Lalu Diabaikan“. Enggak penting ya? Banget! Kalau mau nge-blog intinya 1, fokus kan ya?. Yuk fokus lagi biar jadi kaya blogger-blogger lain yang menang kompetisi blog atau sering diundang brand ternama atau pemerintah (ceritanya kepengen). Soalnya teman-teman Tapis Blogger dan Blogger FLP pada keren-keren, sering kerjasama dengan brand-brand ternama atau menang juara blog.

Terima kasih sudah membaca artikel "Tak Kenal Maka Tak Sayang, Sudah Kenal Lalu Diabaikan". Jika artikel ini bermanfaat jangan lupa di share ya :). Baca juga artikel terkait "Tak Kenal Maka Tak Sayang, Sudah Kenal Lalu Diabaikan".

Maaf ya, Menghindari modus spam dan sejenisnya, komen saya moderasi. Terimakasih ^_^

10 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*